Bahasa Asing

Present Perfect vs Simple Past: Kapan Pakai yang Mana?

Dua tenses yang paling sering tertukar. Pahami perbedaannya lewat waktu kejadian dan hubungannya dengan sekarang, lengkap dengan contoh dan latihan.

11 Oktober 2026 · 3 menit baca · Tim Titian Asa

Banyak pelajar bahasa Inggris bingung memilih antara I went dan I have gone, atau antara I ate dan I have eaten. Keduanya sama-sama membicarakan sesuatu yang sudah terjadi. Bedanya terletak pada kapan kejadian itu dan apa hubungannya dengan sekarang.

Simple past: kejadian selesai di waktu tertentu di masa lalu

Pakai simple past saat kejadian sudah selesai dan waktunya jelas atau bisa dipahami dari konteks.

Bentuk: subjek + kata kerja bentuk lampau (V2).

  • I visited Yogyakarta last year.
  • She called me yesterday.
  • We watched a movie two days ago.
  • When I was a child, I lived in Bandung.

Kata keterangan yang sering menyertai: yesterday, last week, last month, ago, in 2020, when I was…

Present perfect: kejadian yang terhubung dengan sekarang

Pakai present perfect saat yang penting adalah hasil atau pengalamannya sekarang, bukan kapan kejadiannya.

Bentuk: subjek + have/has + kata kerja bentuk ketiga (V3).

  • I have visited Yogyakarta. (Aku pernah ke Yogyakarta. Kapan tidak penting.)
  • She has finished her homework. (PR-nya sudah selesai sekarang.)
  • We have lived here for five years. (Mulai lima tahun lalu dan masih tinggal di sini.)
  • I have never eaten sushi. (Pengalaman sampai sekarang.)

Kata yang sering menyertai: ever, never, already, yet, just, so far, for, since.

Perbedaan utama dalam satu tabel

Simple pastPresent perfect
Waktu kejadianDisebut atau jelasTidak disebut
FokusKejadian di masa laluHasil atau pengalaman sekarang
Masih berlanjut?TidakBisa, dengan for atau since
ContohI lost my key yesterday.I have lost my key. (Sekarang aku tidak punya kunci.)

Aturan praktis: lihat penanda waktunya

Kalau kalimat memuat waktu yang sudah selesai, seperti yesterday, last year, in 2019, atau two hours ago, hampir pasti pakai simple past.

Salah: I have seen him yesterday. Benar: I saw him yesterday.

Kalau waktunya belum selesai atau tidak disebut, misalnya today, this week, ever, never, so far, present perfect sering lebih tepat.

  • I have drunk three cups of coffee today. (Hari ini belum selesai.)

For dan since

Present perfect sering dipakai dengan for dan since untuk keadaan yang dimulai di masa lalu dan masih berlangsung.

  • *For + lama waktu: for two years, for a long time*.
  • *Since + titik awal: since 2020, since Monday, since I was ten*.

Contoh: She has studied Korean for six months. atau She has studied Korean since April.

Bandingkan dengan simple past: She studied Korean for six months. Artinya dia belajar selama enam bulan, tetapi sudah berhenti.

Contoh dalam percakapan

A: Have you ever been to Bali?
B: Yes, I have. I went there last December.

Pertanyaan pertama memakai present perfect karena menanyakan pengalaman tanpa waktu tertentu. Begitu B menyebut waktunya (last December), ceritanya berpindah ke simple past. Pola "pembuka dengan present perfect, rincian dengan simple past" ini sangat umum.

Latihan singkat

Pilih bentuk yang tepat.

  1. I (finished / have finished) my homework. Can I play now?
  2. They (moved / have moved) to Surabaya in 2018.
  3. She (worked / has worked) here since January.
  4. We (met / have met) at a party last night.
  5. (Did you ever eat / Have you ever eaten) durian?

Jawaban: 1. have finished (hasilnya penting sekarang), 2. moved (2018 sudah lewat), 3. has worked (masih bekerja), 4. met (tadi malam), 5. Have you ever eaten (pengalaman).

Catatan tentang bahasa Inggris Amerika

Dalam bahasa Inggris Amerika sehari-hari, simple past kadang dipakai dengan already atau just, misalnya I just ate. Di tes formal seperti IELTS atau TOEFL, aturan baku di atas tetap aman dipakai.

Ringkasan

Pakai simple past untuk kejadian yang selesai di waktu tertentu di masa lalu. Pakai present perfect untuk pengalaman, hasil yang masih terasa sekarang, atau keadaan yang masih berlangsung. Penanda waktu adalah petunjuk paling mudah. Latih pola ini dalam percakapan nyata, misalnya di Kampung Inggris di Kampung Bahasa Pare.

Baca juga

Semua artikel